Waspadai Kejahatan Siber, Diskominfo Papua Dorong Literasi Digital dan Kolaborasi Lintas Sektor
JAYAPURA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, mengajak seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber yang terus meningkat. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal Polda Papua Tahun 2026 (30/7).
Menurutnya, maraknya penipuan daring, phishing, pencurian data pribadi, penyebaran hoaks, hingga ransomware menunjukkan bahwa ruang digital membutuhkan penguatan sistem keamanan sekaligus peningkatan kesadaran masyarakat.
Jeri menjelaskan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan digital oleh pemerintah pusat, Pemerintah Daerah serta operator telekomunikasi telah mendorong penetrasi internet di Papua awal 2026, lebih dari 76 persen populasi. Namun, peningkatan konektivitas tersebut harus diimbangi dengan literasi digital yang memadai. Tanpa pemahaman mengenai keamanan digital, seluruh lapisan masyarakat berpotensi menjadi sasaran berbagai bentuk kejahatan siber.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua melalui Diskominfo berperan sebagai regulator sekaligus garda terdepan dalam upaya pencegahan melalui pengelolaan domain dan subdomain pemerintah daerah, penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengamanan infrastruktur digital pemerintah, serta edukasi dan literasi digital kepada masyarakat. Di sisi lain, keberhasilan menjaga ruang digital juga memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum dalam menjalankan fungsi penindakan (Forensik, Pelacakan dan Penegakan hukum) secara profesional sesuai kewenangannya.
"Pada akhirnya, Manusia adalah firewall terkuat dalam menghadapi kejahatan siber. Teknologi secanggih apa pun tidak akan efektif tanpa masyarakat yang memiliki kesadaran dan literasi digital yang baik. Karena itu, mari bersama-sama menjadi pengguna internet yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab agar Kedaulatan Digital di Tanah Papua dapat terwujud," ujar Jeri.