• Dipublish Oleh: Administrator
  • Dipublish Pada: June 26, 2026
  • 52 x dilihat.

Diskominfo Papua Sosialisasikan Pemanfaatan AI dan Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda

JAYAPURA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Penyampaian Informasi serta Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi generasi muda Papua yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Theologi (STT) Baptis Kotaraja Papua pada Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kampus STT Baptis Kotaraja Papua , juga menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua dengan materi pencegahan dan bahaya narkotika.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto dalam sambutannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi dengan memanfaatkan tehnologi AI harus dimanfaatkan secara positif dengan baik dan bijaksana untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Papua. Di sisi lain, generasi muda juga perlu memiliki ketahanan diri terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan. “ Generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara bijak, namun di saat yang sama, kita juga harus bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika yang dapat menghambat kualitas sumber daya manusia Papua," ungkap Jeri.

Menurut Jeri dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam memberikan edukasi secara berkelanjutan.Dikatakan Jeri informasi yang didapatkan ini diharapkan dapat disampaikan kepada orang – orang terdekat, sehingga secara terus menerus informasi yang didapatkan dapat ditularkan kepada yang lain.

Jeri juga menyampaikan terimakasih kepada STT Baptis Papua yang telah membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah. “ Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan kami akan terus membuka peluang kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi “ .

Sementara itu narasumber dari BNN Rizki Dwi Putriani, S.KM juga menghimbau kepada generasi muda untuk menjauhi narkoba, “ Tidak usah mencoba untuk menggunakan narkoba dengan alasan apapun, tidak perlu penasaran dan tidak perlu ikut – ikutan memakai atau menggunakan narkoba, fokus saja kepada diri sendiri untuk belajar meningkatkan kemampuan dan prestasi kita “ kata Rizki.

Rizki juga menambahkan selain Narkotika juga ada Narkolema ( Narkotika Lewat Mata ) yang juga sangat berbahaya, dapat mengakibatkan ketergantungan. Ia mencontohkan nonton game on line, nonton vidio yang tidak bermanfaat, main judi online serta berlama lama menscroll media sosial juga mengakibatkan ketergantungan, “ Kita terbiasa mendapatkan cara yang instan sehingga mudah terpengaruh dengan hal hal yang sebenarnya bisa merusak otak kita “ ujarnya.

Sosialisasi yang di hadiri oleh mahasiswa, pemuda – pemudi dilingkungan kampus, juga dihadiri oleh Ketua STT Baptis Baptis, dosen dan tenaga administrasi STT Baptis Papua. Ketua STT Baptis Papua Pdt. Dr.Umas Tabuni, M.Th menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua melalui Diskominfo Provinsi Papua yang untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan sosialisasi di lingkungan kampus tersebut. “ Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kehadiran Diskominfo Provinsi Papua yang tidak hanya berkunjung, tetapi juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai perkembangan teknologi digital dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini “ kata Pdt. Umas Tabuni.

Ia menjelaskan bahwa STT Baptis Papua telah menjadi lembaga pendidikan yang melayani mahasiswa dari berbagai wilayah Papua, kehadiran pemerintah melalui program-program edukasi seperti ini menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Selain memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan secara produktif, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Dukungan pemerintah dinilai penting untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia di Tanah Papua.” Saya berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Terlebih, menjelang usia emas 50 tahun STT Baptis Papua dalam beberapa tahun mendatang,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program kegiatan pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital dan memperkuat kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika di era transformasi digital.